Langkah ke konten
Hoot Tales

Dari Mana Datangnya Angin di Malam yang Panas?

Suatu malam yang panas, sebuah kincir di pintu paviliun baca berputar cepat, satu di dekat jendela berputar perlahan, dan satu lagi di tengah tidak bergerak. Jibjib mengira pintu itu mempunyai anginnya sendiri; Hookhook ingin memeriksanya.

Mereka menggunakan kincir berukuran sama pada dudukan rendah dan bertukar posisi tanpa mengubah apa pun. Kincir mana pun yang berdiri di depan pintu berputar paling cepat, jadi kincir itu sendiri tidak istimewa.

Guru Sailom menutup jendela sambil membiarkan pintunya tidak berubah, dan kincir pintu melambat. Saat jendela seberang terbuka, udara masuk dan kedua ujung kincir berputar. Mereka tidak menggunakan api atau asap.

Hookhook mengikuti garis tengah paviliun dengan pita pendek yang dipasang pada tongkat. Ia bersandar ke satu arah dari jendela ke pintu. Jibjib menempatkan kartu bergambar gelombang udara di setiap titik pengamatan.

Dengan adanya orang dewasa yang mengawasi kedua bukaan tersebut, paviliun terasa lebih sejuk. Udara di sekitar mereka bergerak melalui ruang terbuka, dan kincir membuat gerakan tak kasat mata itu terlihat.

Kita dapat mempelajari sesuatu yang tidak terlihat melalui pengaruhnya, dan mengubah satu faktor pada satu waktu akan membuat jawabannya lebih jelas.

Tentang kisah ini

Tiga kincir kertas berputar berbeda pada malam yang panas, jadi Hookhook dan Jibjib menggerakkannya dan mengubah satu faktor pada satu waktu untuk melacak pergerakan udara.

Tentang 3–5 Minit👧 Terbaik untuk usia 4–8📚 Cerita asli

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Pengamatan & Sains
ditulis dan dikembalikan oleh
Kisah orisinal — tim Hoot Tales
Lisensi
Pekerjaan asli
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda