Langkah ke konten
Hoot Tales

Sang Kancil dan Garis Buaya

Di hutan hujan di dunia Melayu, Sang Kancil yang kecil melihat sebatang pohon yang penuh dengan apel mawar yang matang di seberang sungai. Airnya terlalu dalam untuk diseberangi, dan beberapa buaya mengapung dengan tenang di bawah permukaannya.

Sang Kancil memanggil pemimpin buaya. "Tolong buatlah garis di seberang sungai sehingga saya dapat menghitung semua orang. Saya akan membawa pulang buah yang cukup untuk dibagikan." Penasaran, buaya-buaya itu berjajar rapi dari satu tepian ke tepian lainnya.

“Satu, dua, tiga…” Sang Kancil melompat pelan dari satu punggung ke punggung yang berikutnya. Dia selesai menghitung dan dengan aman menyentuh tepi seberang. Setiap buaya mengangkat kepalanya menunggu buah yang dijanjikannya.

Sang Kancil hampir lari untuk makan sendirian, namun ia menoleh ke belakang dan melihat buaya-buaya itu masih menahan barisannya. “Rencanaku membantuku menyeberang,” pikirnya, “tetapi jika aku mengingkari janjiku, kepintaran menjadi ketidakadilan.”

Dia memasukkan buah matang ke dalam keranjang daun dan melemparkan satu buah ke setiap buaya. Ketika semua sudah mendapat bagiannya, Sang Kancil mengucapkan terima kasih atas penyeberangannya. Sejak saat itu, mereka tahu bahwa dia tidak hanya cerdas tetapi juga bertanggung jawab atas perkataannya.

Berpikir cepat dapat memecahkan masalah yang mendesak, namun mengambil tanggung jawab atas kata-kata kita akan menghasilkan kepercayaan yang bertahan lama.

Tentang kisah ini

Sang Kancil ingin menyeberangi sungai untuk mencari buah yang matang, namun buaya memenuhi air tersebut. Dia membalikkan punggung mereka menjadi jembatan, lalu belajar bahwa kepintaran harus dibarengi dengan tanggung jawab.

Tentang 3–5 Minit👧 Terbaik untuk usia 4–8📚 Dunia Klasik

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Resourcefulness & Solving MasalahTanggung jawab
ditulis dan dikembalikan oleh
Dari tradisi lisan dunia Melayu — diceritakan kembali oleh tim Hoot Tales
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda