
Fabel AESOP
Androcles dan Singa
⏱ 2–4 Min
Seekor kelelawar, yang terbang sembarangan, tersangkut sayapnya di dahan dan jatuh ke tanah tepat di hadapan seekor musang yang lebih membenci burung.
Musang itu menggeram, "Kau seekor burung, bukan? Aku akan memakanmu!" Berpikir cepat, kelelawar menjawab, “Saya tikus, bukan burung.” Maka musang itu melepaskannya.
Tidak lama kemudian, kelelawar itu tersandung dan jatuh lagi — kali ini tepat di depan musang lain, yang sangat membenci tikus.
Musang ini bertanya, "Kamu tikus, ya? Aku akan memakanmu!" Kelelawar dengan cepat menjawab, “Saya seekor burung, bukan tikus.” Bingung, musang itu melepaskannya lagi.
Kelelawar lolos dari bahaya melalui pemikiran cepat, belajar bahwa memperhatikan situasi dan beradaptasi dengan bijak adalah cara paling cerdas melalui momen sulit.
Menjadi cukup pintar untuk beradaptasi dengan setiap situasi dapat membawa kita melewati bahaya dengan aman.
Seekor kelelawar jatuh dan ditangkap dua kali oleh dua musang yang berbeda — yang satu membenci burung, yang satu lagi benci tikus — dan harus segera mengklaim siapa pun yang bisa menjaganya tetap aman.
Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda