Kelelawar dan Musang

Seekor kelelawar, yang terbang sembarangan, tersangkut sayapnya di dahan dan jatuh ke tanah tepat di hadapan seekor musang yang lebih membenci burung.

Musang itu menggeram, "Kau seekor burung, bukan? Aku akan memakanmu!" Berpikir cepat, kelelawar menjawab, “Saya tikus, bukan burung.” Maka musang itu melepaskannya.

Tidak lama kemudian, kelelawar itu tersandung dan jatuh lagi — kali ini tepat di depan musang lain, yang sangat membenci tikus.

Musang ini bertanya, "Kamu tikus, ya? Aku akan memakanmu!" Kelelawar dengan cepat menjawab, “Saya seekor burung, bukan tikus.” Bingung, musang itu melepaskannya lagi.

Kelelawar lolos dari bahaya melalui pemikiran cepat, belajar bahwa memperhatikan situasi dan beradaptasi dengan bijak adalah cara paling cerdas melalui momen sulit.
Moral dari cerita
Menjadi cukup pintar untuk beradaptasi dengan setiap situasi dapat membawa kita melewati bahaya dengan aman.
Buku ini berada di domain publik. hak cipta direservasi di Hoot Tales Terjemahan, ilustrasi dan presentasi.
Kembali ke semua cerita



