Bunglon yang Menyukai Warnanya

Seekor bunglon kecil tinggal di hutan yang berwarna-warni. Dia bisa mengubah warna kulitnya kapan saja agar sesuai dengan lingkungannya — kadang hijau daun, kadang coklat bercabang, kadang kuning cerah seperti bunga.

Hewan-hewan hutan lainnya bertanya padanya, "Jadi, warna manakah yang paling kamu sukai? Apa warna aslimu?" Bunglon kecil itu berhenti, tidak mampu menjawab, dan menjadi bingung serta khawatir tentang siapa dia sebenarnya.

Dia mencoba mengubah warna setiap hari untuk mencari jawabannya — suatu hari merah muda cerah, berikutnya biru-ungu — tetapi dia masih tidak bisa merasakan warna mana yang benar-benar miliknya.

Seekor burung hantu bijaksana yang tinggal di pohon besar berkata kepada bunglon kecil, "Kulitmu bisa berubah, itu benar. Tapi hatimu yang berani, baik hati, dan penuh rasa ingin tahu tidak pernah berubah sama sekali — itulah dirimu yang sebenarnya."

Bunglon kecil itu tersenyum, akhirnya mengerti. Sejak hari itu, dia menikmati perubahan warna dengan bebas tanpa khawatir, mengetahui bahwa tidak peduli apa warna kulitnya, hati di dalam dirinya selalu bunglon kecil yang sama.
Moral dari cerita
Tidak peduli bagaimana perubahan di luar, yang paling penting adalah mengetahui dan mencintai siapa diri kita sebenarnya.
© 2026 Hoot TalesSemua hak yang ditempatkan dalam retelling, translation, illustrations, characters, and presentation. tidak ada reproduksi, adaptasi, republication, atau penggunaan komersial tanpa izin.
Kembali ke semua cerita



