Gurita yang Tidak Bisa Memilih Warna

Di terumbu karang yang hidup di bawah laut hiduplah seekor gurita yang dapat mengubah kulitnya sesuai warna yang diinginkannya. Suatu hari warnanya berubah menjadi merah cerah, hari berikutnya menjadi hijau berbintik. Lalu teman ikannya bertanya, “Gurita, sebenarnya warnamu apa sih?”

Gurita itu terdiam, kaget. Ia belum pernah memikirkan hal ini sebelumnya. Ia mencoba mengingat, namun tidak dapat mengingat warna aslinya sama sekali — ia telah berubah begitu sering hingga ia lupa begitu saja.

Gurita berangkat untuk menemukan warna aslinya. Ia menanyakan ikan badut oranye, kepiting biru, dan bintang laut ungu, warna apa yang seharusnya. Namun semakin banyak ia bertanya, semakin bingung jadinya — setiap makhluk menyarankan sesuatu yang berbeda.

Lelah mencari, gurita itu tetap melayang di tengah karang untuk beristirahat, membiarkan kulitnya berubah secara alami mengikuti suasana hati dan lingkungannya, tanpa berusaha mengendalikannya lagi. Anehnya, rasanya lebih damai dari sebelumnya.

Gurita menyadari bahwa kemampuannya untuk mengubah warna adalah jati dirinya selama ini — ia tidak hanya membutuhkan satu warna tetap seperti ikan lainnya. Sejak saat itu, ia bangga dengan setiap warna yang dimilikinya, dengan senang hati berganti warna selama sisa hidupnya di laut.
Moral dari cerita
Menjadi diri sendiri tidak berarti hanya menjadi satu hal — cara Anda berubah dan beradaptasi juga bisa menjadi bagian dari diri Anda yang sebenarnya.
© 2026 Hoot TalesSemua hak yang ditempatkan dalam retelling, translation, illustrations, characters, and presentation. tidak ada reproduksi, adaptasi, republication, atau penggunaan komersial tanpa izin.
Kembali ke semua cerita



