
Cerita asli
Burung Penjahit dan Sarang Lepas
⏱ 2–4 Min
Setiap musim semi, taman bunga mengadakan karnaval akbar di mana segala jenis kupu-kupu terbang untuk memamerkan sayap indah mereka. Sebagian besar kupu-kupu di sana memiliki sayap bergaris-garis cerah dan serasi.
Seekor kupu-kupu bernama Little Dot mempunyai sayap yang ditutupi bintik-bintik bulat, bukannya garis-garis seperti teman-temannya. Merasa malu, dia bersembunyi di balik daun, terlalu malu untuk terbang keluar dan ikut merayakannya.
Seekor lebah yang terbang lewat memperhatikannya dan bertanya, "Mengapa kamu tidak ikut karnaval? Sayap bintikmu sangat indah!" Titik Kecil menjawab pelan, "Tetapi sayapku tidak terlihat seperti milik orang lain."
Lebah mengajak Titik Kecil terbang ke karnaval bersama. Di sana, ia menemukan bunga berwarna-warni di mana-mana dan berbagai jenis kupu-kupu - bergaris, berbintik, terjaring - masing-masing dengan pola uniknya sendiri.
Titik Kecil merasa sangat senang melihat perbedaan setiap oranglah yang membuat karnaval itu begitu indah. Dia melebarkan sayapnya dan ikut merayakannya, akhirnya bangga dengan pola istimewanya sendiri.
Setiap orang mempunyai keindahan dan nilai masing-masing. Menjadi berbeda bukanlah hal yang memalukan, melainkan sesuatu yang bisa dibanggakan.
Seekor kupu-kupu tutul merasa tidak pada tempatnya karena polanya terlihat berbeda dari kupu-kupu lain di karnaval bunga, namun ia belajar bahwa perbedaan itulah yang membuat segalanya menjadi indah.
Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda