
Dunia Klasik
Serigala Biru
⏱ 3–6 Min
Suatu ketika ada seorang kaisar yang menyukai pakaian indah lebih dari apapun. Suatu hari, dua penjahit aneh datang menemuinya, membual bahwa mereka bisa menenun kain paling indah di dunia — kain yang tidak akan terlihat oleh siapa pun yang bodoh atau tidak cocok untuk pekerjaan mereka. Kaisar sangat senang mendengarnya dan memerintahkan para penjahit untuk segera mulai menenun.
Kedua penjahit itu memasang alat tenun kosong di sebuah ruangan dan berpura-pura sibuk menenun siang dan malam, padahal tidak ada satupun benang pada alat tenun tersebut. Ketika kaisar mengirimkan seorang pejabat untuk memeriksa kemajuan mereka, pejabat tersebut tidak melihat apa pun — tetapi karena takut terlihat bodoh atau tidak layak untuk pekerjaannya, dia kembali dan melaporkan bahwa kain itu benar-benar bagus.
Ketika kain itu seharusnya sudah selesai, para penjahit berpura-pura memotong dan menjahit kain yang tidak terlihat itu menjadi pakaian yang megah untuk kaisar. Melihat ke cermin, kaisar tidak melihat apa pun, tetapi dia tidak berani mengatakannya, takut terlihat bodoh. Sebaliknya, dia memujinya sebagai pakaian terbaik yang pernah dia kenakan dan mengumumkan bahwa dia akan berparade keliling kota untuk memamerkannya.
Pada hari parade, kaisar berjalan melewati kota dengan penuh kebanggaan. Kerumunan orang yang berjejer di jalanan bersorak dan memuji pakaian barunya yang indah, masing-masing takut terlihat bodoh jika mengakui kebenaran. Kemudian, seorang anak kecil yang berdiri di tepi jalan berseru dengan polos, "Lihat, Kaisar tidak mengenakan apa pun!"
Perkataan anak itu menyebar ke seluruh kerumunan, dan satu demi satu, orang-orang mengangguk dan saling berbisik bahwa itu benar. Tawa lembut terdengar di antara kerumunan. Kaisar merasa sedikit malu ketika mendengarnya, tetapi dia tidak bisa menahan senyumnya juga, lega karena seseorang akhirnya cukup berani untuk mengatakan yang sebenarnya. Sejak hari itu, dia selalu ingat bahwa kejujuran jauh lebih berharga daripada pujian kosong.
Berbicara kebenaran dengan keberanian membantu setiap orang merasa bebas untuk jujur, dan kejujuran membawa kelegaan dan kegembiraan bagi semua orang.
Dua penipu mengaku menenun kain ajaib yang hanya bisa dilihat oleh orang bodoh. Semua orang, bahkan sang kaisar, berpura-pura melihatnya — sampai seorang anak yang jujur dengan berani mengatakan apa yang orang lain takut untuk akui.
Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda