
Cerita asli
Meja Kecil dari Empat Wilayah
⏱ 3–6 Min
Kebun jamu milik nenek berisi pandan manis, jeruk purut cerah, dan daun kemangi. Sasi suka memejamkan mata dan menebak tanaman mana yang ada di dekatnya, namun pengunjung sering kali lewat karena tanda kecilnya sulit dibaca.
Sasi dengan hati-hati mengumpulkan sampel. Dia meletakkan tali pemandu yang lembut, meletakkan ubin kayu berbentuk daun di dekat pandan, sebuah lingkaran kasar di dekat jeruk nipis, dan sebuah bintang di dekat kemangi.
Angin kencang mencampurkan semua aroma. Peta yang hanya berupa hidung tidak akan berfungsi. Sasi berhenti sejenak, lalu menambahkan kantong sampel jaring dan lonceng kecil dengan suara berbeda di setiap pemberhentian.
Sasi mengajak Nenek untuk mengujinya. Nenek mengikuti talinya, menyentuh setiap bentuk, mendengarkan setiap bel, dan mencium setiap sampel. Dia menemukan pandan, jeruk nipis, dan kemangi tanpa membaca satu pun tanda.
Pada hari pembukaan, anak-anak kecil, orang dewasa, dan seorang kakek dengan gangguan penglihatan bereksplorasi dengan caranya masing-masing. Sasi tersenyum ketika seseorang berkata, 'Taman ini menceritakan kisahnya melalui aroma, suara, dan tangan kita.'
Ada banyak cara untuk menemukan dan berbagi pengetahuan.
Sasi ingin semua orang menemukan kebun herbal tanpa bergantung pada tanda, jadi dia membuat peta yang dipandu oleh aroma, tekstur, dan bentuk.
Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda