Taeng dan Rumah Sakit Buku

Taeng menemukan buku bergambar favoritnya tergeletak terbuka di bawah rak. Sampulnya bengkok, satu halaman robek, dan remah-remah menempel di sudut. Dia mengangkatnya selembut pasien kecil.

Pustakawan mengajari Taeng untuk memeriksa setiap masalah: menyikat remah-remah, meratakan sampul di bawah buku-buku berat, dan—dengan bantuan orang dewasa—menempelkan selotip bebas asam di atas sobekan.

Taeng bergegas dan menggunakan strip yang terlalu panjang, membuat halamannya tertarik. Dia berhenti, perlahan mengangkatnya dengan bimbingan, dan mengukur potongan baru yang sesuai dengan sobekannya.

Teman masing-masing membawa satu buku. Ada yang hanya butuh tangan bersih, ada yang butuh jaket, dan buku rusak parah dibawa ke ahlinya. Taeng membuat tanda gambar yang menunjukkan cara merawatnya.

Ketika buku favorit kembali ke raknya, semua orang membalik halamannya dengan lembut. Rumah Sakit Buku dibuka setiap hari Jumat, namun pasiennya semakin sedikit karena anak-anak belajar merawat sebelum buku terluka.
Moral dari cerita
Barang-barang yang dibagikan akan bertahan lebih lama bila kita merawatnya dengan baik.
© 2026 Hoot TalesSemua hak yang ditempatkan dalam retelling, translation, illustrations, characters, and presentation. tidak ada reproduksi, adaptasi, republication, atau penggunaan komersial tanpa izin.
Kembali ke semua cerita



