Langkah ke konten
Hoot Tales

Tawan dan Bayangan Perjalanan

Pada Sabtu pagi, Tawan meletakkan keranjang di samping pohon jeruk. Ketika dia kembali lagi nanti, bayangan yang menyentuh keranjang telah menjauh. “Siapa yang memindahkan bayangan itu?” dia bertanya-tanya.

Bibi Orn membantu Tawan menegakkan sepotong kapur di halaman. Setiap jam, dia menelusuri ujung bayangan dan meletakkan kerikil di sana. Bayangan itu semakin pendek, lalu menunjuk ke arah lain.

Pada siang hari, bayangannya paling pendek. Tawan mencoba mendorong garis kapurnya ke belakang, namun bayangan itu tidak mau mengikuti. Melihat ke atas, dia memahami bahwa jalur matahari melintasi langit membuat bayangan itu tampak bergerak.

Tawan dan Bibi Orn membuat jam matahari sederhana dari pot tanah liat dan tongkat. Alih-alih menggunakan kata-kata, dia menggunakan gambar makan siang dan gambar kaleng penyiram untuk mengingat bayangan mana yang mewakili setiap aktivitas.

Keesokan harinya, awan menyembunyikan matahari dan jam matahari menjadi sunyi, jadi Tawan malah memeriksa jam. Dia tersenyum. Jam matahari bekerja dengan baik ketika sinar matahari datang, dan jawaban yang baik mencakup apa yang tidak dapat dilakukannya.

Pertanyaan-pertanyaan kecil dapat tumbuh menjadi pengetahuan ketika kita mengamati, menguji, dan merevisi ide-ide kita.

Tentang kisah ini

Tawan bertanya-tanya mengapa bayangan pohon jeruk nipis bergerak melintasi halaman, jadi dia menandai jalurnya dan menemukan bagaimana sinar matahari dapat membantu menentukan waktu.

Tentang 3–5 Minit👧 Terbaik untuk usia 5–8📚 Cerita asli

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Pengamatan & Sains
Lisensi
Pekerjaan asli · Sumber: Hoot Tales
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda