Langkah ke konten
Hoot Tales

Tee dan Jendela yang Bisa Dilihat Burung

Suatu pagi, Tee mendengar suara gedebuk pelan di jendela kelas. Seekor burung matahari kecil telah melewati kaca dan mendarat dengan gemetar di dahan. Tee memperhatikan bahwa pepohonan yang terpantul di jendela tampak seperti langit terbuka.

Tee mencoba menempatkan satu bentuk burung besar di tengah panel, namun burung masih terbang menuju ruang kosong yang luas. Gurunya bertanya, 'Bagaimana mereka bisa melihat keseluruhan jendela, bukan hanya satu titik saja?'

Tee memotong titik-titik kecil dari kertas berwarna dan meletakkannya di bagian luar kaca, tidak lebih jauh dari telapak tangannya. Dia meninggalkan ruangan untuk melihat taman dan dengan cermat menghitung setiap baris.

Keesokan harinya, Tee menonton dengan gambar grafik. Seekor burung madu mendekat, mengepakkan sayapnya, dan berbalik ke arah semak ixora. Tidak ada bunyi gedebuk sama sekali.

Teman-teman sekelasnya membantu menandai jendela-jendela lainnya. Sekolah masih dapat melihat tamannya yang indah, dan burung dapat melihat jalan yang aman. Tee menyebutnya 'jendela yang menyapa sebelum burung mendekat.'

Pengamatan yang cermat dapat membantu kita hidup lebih aman bersama satwa liar.

Tentang kisah ini

Ketika seekor burung kecil hampir menabrak jendela, Tee menguji pola titik sederhana yang membantu burung melihat kaca.

Tentang 2–4 Minit👧 Terbaik untuk usia 4–8📚 Cerita asli

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Alam & LingkunganPengamatan & Sains
ditulis dan dikembalikan oleh
Sebuah cerita asli oleh Hoot Tales
Lisensi
Pekerjaan asli · Sumber: Hoot Tales
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda