Langkah ke konten
Hoot Tales

Dua Kambing di Jembatan

Sebuah jembatan kayu tua dan sempit membentang melintasi sungai jernih yang deras di tengah lembah. Suatu hari, seekor kambing putih melangkah ke jembatan dari tepi kiri sungai, dan pada saat yang sama seekor kambing coklat melangkah dari tepi kanan.

Kedua ekor kambing itu bertemu tepat di tengah-tengah jembatan, yang terlalu sempit untuk mereka lewati. "Mundur," kata kambing putih. "Aku sampai di sini dulu." "Tidak mungkin," jawab kambing coklat. "Kaulah yang harus membuat cadangan."

Tak satu pun dari kambing itu mau menyerah, dan tak lama kemudian mereka mulai membenturkan kepala dengan lembut, menolak untuk mengalah. Jembatan kayu mulai goyah dan miring di bawah mereka, dengan derasnya air yang berputar-putar di bawah.

Tiba-tiba jembatan itu miring begitu tajam sehingga kedua kambing itu hampir kehilangan pijakan dan terjatuh ke dalam air. Karena terkejut, mereka langsung membeku dan saling menatap ketakutan.

Kambing putih menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Kalau kita terus begini, kita berdua pasti akan terjatuh." Perlahan-lahan ia berlutut di dekat jembatan, membiarkan kambing coklat itu melangkah dengan aman di atasnya. Bersama-sama, kedua kambing itu menyeberangi jembatan tanpa ada yang terluka.

Terkadang memberi sedikit lebih baik daripada bersikap keras kepala hingga kedua belah pihak akhirnya kalah.

Tentang kisah ini

Dua ekor kambing bertemu di tengah jembatan sempit di atas sungai, keduanya terlalu keras kepala untuk mundur, hingga mereka hampir terjatuh dan belajar memberi sedikit agar mereka bisa menyeberang dengan aman bersama-sama.

Tentang 3–5 Minit👧 Terbaik untuk usia 4–8📚 Fabel AESOP

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Kerjasama & Keadilan
ditulis dan dikembalikan oleh
Fabel Aesop — diceritakan kembali oleh tim Hoot Tales
Lisensi
Domain Publik · Sumber: Aesop's Fables
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda