Langkah ke konten
Hoot Tales

Kelinci Kecil dan Pikirannya Masih Terjaga

Nuan menggosok giginya, minum air, dan menyelimuti dirinya di bawah selimut. Tubuhnya sudah siap untuk tidur, namun tiga aliran pikiran masih terjaga. Yang satu mengitari pintu kamar tidur, yang satu mengkhawatirkan benih wortel, dan yang satu lagi bertanya-tanya ke mana perginya bulan setiap pagi.

Nuan menarik selimut menutupi telinganya. “Berhentilah berpikir sekarang!” Namun semakin dia mengejar pikiran itu, semakin banyak pita mereka yang kusut. Telinga Nuan berdiri lebih tegak dari sebelumnya. Kelinci kecil itu mengintip ke luar dan berseru dengan lembut, "Ayah? Pikiranku masih berjalan."

Ayah duduk di samping tempat tidur. "Kita tidak perlu mengusir pikiran. Mari kita beri nama masing-masing." Nuan bercerita tentang pintu, benih wortel, dan bulan. Ayah mendengarkan sampai akhir. Lalu perlahan-lahan mereka berkata bersama-sama, "Sampai jumpa, tanpa berpikir panjang. Malam ini, tubuhku perlu istirahat."

Pintunya dianggap bisa ditangani sekarang, jadi Ayah membiarkannya terbuka sesuai keinginan Nuan. Pikiran tentang benih wortel bisa menunggu, maka Nuan mengundang pita kecambahnya untuk diletakkan di samping kaleng penyiram sebagai pengingat untuk hari esok. Pikiran bulan tidak membutuhkan jawaban cepat. Nuan melambai saat mobil itu lewat. "Aku melihatmu, tanpa berpikir panjang. Malam ini, tubuhku perlu istirahat."

Nuan tetap terjaga lebih lama, dan itu baik-baik saja. Ayah duduk di dekatnya sementara napas kelinci kecil itu berangsur-angsur menjadi teratur. Pita pintu terletak di samping tempat tidur, benih pikiran menunggu di samping kaleng penyiram, dan pikiran bulan melayang. Nuan tidak memaksa untuk tidur—tetapi ketika tubuhnya sudah siap, tidur pun tiba dengan sendirinya.

Kita tidak harus mengusir setiap pikiran sebelum tidur. Beri tahu seseorang yang Anda percayai, pisahkan apa yang perlu diperhatikan saat ini dari apa yang menunggu, dan biarkan tubuh Anda beristirahat secara bertahap.

Tentang kisah ini

Menjelang tidur, tubuh Nuan siap beristirahat, namun pikiran tentang pintu, biji wortel, dan bulan terus berputar-putar. Ayah membantu kelinci kecil itu belajar bahwa satu pikiran dapat diatasi sekarang, seseorang dapat menunggu sampai hari esok, dan seseorang dapat dengan mudah disambut ketika pikiran itu berlalu.

Tentang 4–6 Minit👧 Terbaik untuk usia 3–6📚 Cerita asli

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Kemampuan emosionalRutin & Self-CareKomunikasi & Mendengarkan
ditulis dan dikembalikan oleh
Kisah orisinal — tim Hoot Tales
Lisensi
Pekerjaan asli
Berkongsi cerita ini

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda