Langkah ke konten
Hoot Tales

Tiga Babi Kecil

Suatu ketika, tiga anak babi bersaudara meninggalkan rumah ibu mereka untuk membangun rumah sendiri untuk pertama kalinya. Masing-masing memilih untuk membangun dengan cara yang berbeda. Babi terbesar segera membuat rumah dari jerami karena dia ingin segera pergi bermain. Babi tengah membangun rumah kayu yang sedikit lebih kokoh. Dan babi kecil yang berhati-hati itu meluangkan waktu untuk membangun rumah bata, yang terkuat di antara semuanya.

Suatu hari, seekor serigala lapar datang dan melihat rumah jerami itu. Dia mengetuk pintu dan berkata, "Babi kecil, babi kecil, biarkan aku masuk!" Ketika babi menolak, serigala menarik napas panjang dan meniup sekuat tenaga, hingga rumah jerami itu seketika berhamburan. Babi yang terkejut itu lari ke rumah tongkat saudaranya.

Serigala mengikutinya dan selanjutnya mengetuk rumah tongkat itu, lalu meniup lagi dengan sekuat tenaga hingga tongkat-tongkat itu berhamburan juga. Kedua babi itu berlari secepat yang mereka bisa menuju rumah bata adik bungsu mereka dan mengetuk pintu, meminta bantuan.

Babi terkecil segera membuka pintu dan menyambut saudara-saudaranya di dalam rumah bata. Tidak peduli seberapa keras serigala itu terengah-engah ketika dia tiba, rumah bata kokoh itu tidak bergeming sedikit pun.

Serigala itu terengah-engah sampai dia benar-benar lelah, tapi rumah bata itu tetap kokoh seperti biasanya. Akhirnya, dia menyerah dan pergi ke hutan. Ketiga babi kecil itu hidup bersama dengan bahagia dan aman di rumah bata mereka yang kokoh, dan sejak hari itu, mereka memahami betapa pentingnya bekerja dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.

Upaya yang hati-hati dan kerja keras membantu kita tetap aman ketika masalah datang.

Tentang kisah ini

Tiga saudara babi masing-masing membangun rumahnya sendiri. Ketika seekor serigala menghancurkan rumah jerami dan kayu, ketiga babi tersebut menemukan tempat aman bersama di rumah bata yang kokoh.

Tentang 3–6 Minit👧 Terbaik untuk usia 4–8📚 Dunia Klasik

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Perancangan & Pemilihan yang Berhati-hati
ditulis dan dikembalikan oleh
Cerita rakyat tradisional — diceritakan kembali oleh tim Hoot Tales
Lisensi
Domain Publik · Sumber: English Folktale (Traditional)
Berkongsi cerita ini

Parents' guide

Plan, build, and make room for fear with the three pigs

A good fit for

Children who enjoy building, testing materials, and suspense. It is useful for separating “a stronger house” from “a better person.”

Know before reading

The wolf threatens the pigs and blows down two homes; the characters flee. Children sensitive to chasing or damaged homes may want to know in advance that the pigs reach safety.

Words to explore

material
a substance or object used to make something
sturdy
strong enough not to break easily
careful
taking time to think and check

Before reading

  • What must a house withstand?
  • Which building material would you like to test?

While reading

  • What matters most to each pig while building?
  • What can the first two pigs do after their houses fall?

After reading

  • Is brick always best in every climate?
  • How could the pigs share the work if time were short?
  • Besides materials, what helps a home feel safe?

A 10-minute after-reading activity

About 10 minutes

Materials: paper, blocks or paper cups, paper fan

  1. Build two small walls in different ways.
  2. Predict which will withstand air from the paper fan.
  3. Test, then change the base or pattern to make it sturdier.

What may feel scary or confusing

The wolf may be frightening, and a falling house may connect with real worries about home. State that this is a tale and the child may stop at any time.

For adults: leave room for the child's view

Avoid labeling the first two pigs lazy. Ask whether they had enough information, time, and help to make another choice.

Sources for the shared-reading approach

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda