Anak Laki-Laki Yang Takut Gelap

Seorang anak kecil tidak akan pernah bisa tertidur dengan lampu mati, karena dia yakin sekali bahwa bayangan di kamar tidurnya adalah monster yang bersembunyi dan menunggu dalam kegelapan.

Setiap malam dia memohon pada ibunya untuk membiarkan lampu tetap menyala. Dia akan dengan lembut memberitahunya bahwa bayangan hanyalah hal-hal biasa di siang hari, dan tidak ada yang perlu ditakutkan.

Suatu malam, listrik tiba-tiba padam dan seluruh ruangan menjadi gelap gulita. Karena ketakutan, anak laki-laki itu mulai menangis, sehingga ibunya bergegas masuk dan duduk di sampingnya, mengajarinya menyebutkan setiap bayangan dengan lantang, satu demi satu: 'Itu hanya kursiku.' 'Itu tirainya.' 'Itu mainan beruangku.'

Anak laki-laki itu mencoba memberi nama pada bayangan itu sendiri, satu per satu. Suaranya sedikit bergetar pada awalnya, tetapi saat dia menelusuri setiap nama, dia perlahan menyadari bahwa tidak ada satu pun bayangan yang menakutkan sama sekali.

Malam itu, anak laki-laki itu tertidur nyenyak dalam kegelapan untuk pertama kalinya. Dia merasa bangga pada dirinya sendiri, dan sejak hari itu, dia tidak pernah lagi takut pada kegelapan.
Moral dari cerita
Ketika kita dengan berani menghadapi hal-hal yang kita takuti dan benar-benar mengenalnya, rasa takut itu perlahan akan hilang dengan sendirinya.
© 2026 Hoot TalesSemua hak yang ditempatkan dalam retelling, translation, illustrations, characters, and presentation. tidak ada reproduksi, adaptasi, republication, atau penggunaan komersial tanpa izin.
Kembali ke semua cerita



