Langkah ke konten
Hoot Tales

Anak Laki-Laki Yang Takut Gelap

Seorang anak kecil tidak akan pernah bisa tertidur dengan lampu mati, karena dia yakin sekali bahwa bayangan di kamar tidurnya adalah monster yang bersembunyi dan menunggu dalam kegelapan.

Setiap malam dia memohon pada ibunya untuk membiarkan lampu tetap menyala. Dia akan dengan lembut memberitahunya bahwa bayangan hanyalah hal-hal biasa di siang hari, dan tidak ada yang perlu ditakutkan.

Suatu malam, listrik tiba-tiba padam dan seluruh ruangan menjadi gelap gulita. Karena ketakutan, anak laki-laki itu mulai menangis, sehingga ibunya bergegas masuk dan duduk di sampingnya, mengajarinya menyebutkan setiap bayangan dengan lantang, satu demi satu: 'Itu hanya kursiku.' 'Itu tirainya.' 'Itu mainan beruangku.'

Anak laki-laki itu mencoba memberi nama pada bayangan itu sendiri, satu per satu. Suaranya sedikit bergetar pada awalnya, tetapi saat dia menelusuri setiap nama, dia perlahan menyadari bahwa tidak ada satu pun bayangan yang menakutkan sama sekali.

Malam itu, anak laki-laki itu tertidur nyenyak dalam kegelapan untuk pertama kalinya. Dia merasa bangga pada dirinya sendiri, dan sejak hari itu, dia tidak pernah lagi takut pada kegelapan.

Ketika kita dengan berani menghadapi hal-hal yang kita takuti dan benar-benar mengenalnya, rasa takut itu perlahan akan hilang dengan sendirinya.

Tentang kisah ini

Seorang anak laki-laki terlalu takut untuk tidur dengan lampu mati karena dia yakin bayangan di kamarnya adalah monster, hingga pemadaman listrik memaksanya menghadapi mereka satu per satu.

Tentang 3–5 Minit👧 Terbaik untuk usia 3–7📚 Cerita asli

Apa yang dapat dipelajari anak-anak

Keberanian dan kepercayaan
ditulis dan dikembalikan oleh
Kisah orisinal oleh tim Hoot Tales
Lisensi
Pekerjaan asli
Berkongsi cerita ini

Parents' guide

Read about fear without saying “there is nothing to fear”

A good fit for

Children curious about shadows and darkness or looking for words for fear. Read at a calm time; it need not be a bedtime story if it makes the child more alert.

Know before reading

The story includes a dark room, a power outage, imagined monsters, and crying. The boy's fear disappears quickly at the end, while real children may need time and may still ask for a light or a nearby adult.

Words to explore

shadow
a dark shape made when something blocks light
tremble
to shake in small, quick movements
familiar
known because we have seen it before

Before reading

  • How is a shadow made?
  • When you feel afraid, how would you like an adult to help?

While reading

  • What does Mother do that helps the boy feel less alone?
  • How does naming each object change what the boy sees?

After reading

  • Does the boy have to stop being afraid in one night?
  • Besides turning on a light, what else can help a room feel safe?
  • What name would you give a funny-shaped shadow?

A 10-minute after-reading activity

About 10 minutes

Materials: flashlight, 2–3 toys, blank wall

  1. Keep the room light on and shine the flashlight past a toy.
  2. Move the light nearer and farther away and observe the shadow.
  3. Let the child decide when to stop or add more light.

What may feel scary or confusing

A child may worry about a real outage or feel that their fear is dismissed. It is fine to stop and say, “Being scared is allowed; I am here with you.”

For adults: leave room for the child's view

Do not use the ending as proof that a child should now sleep in darkness. Let the child help choose a light, open door, or routine that feels safe.

Sources for the shared-reading approach

Siap untuk petualangan lain?

Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda