
Cerita asli
Satu Meja Panjang, Banyak Ketinggian
⏱ 3–5 Min
Sebelum festival komunitas, Hookhook membuat peta dari titik-titik kecil berwarna. Bibi Mali, seekor landak buta yang menggunakan tongkat putih, bertanya di mana letak meja P3K. Hookhook menjelaskan warnanya, tapi Bibi Mali mengatakan dengan jelas bahwa ujung jari belum bisa menggunakan peta ini.
Hookhook menambahkan manik-manik bundar yang identik di setiap pemberhentian. Bibi Mali merasakannya tapi tidak bisa membedakan tahapannya dengan pertolongan pertama. Mereka menempuh rute sebenarnya bersama-sama. Dia meminta awal yang jelas, arah, persimpangan, dan bentuk tujuan yang berbeda.
Tim membangun kembali peta. Jalur yang ditandai dengan kabel yang ditinggikan; bintang berarti panggung, pertolongan pertama jantung, dan lingkaran air minum. Peta visual yang cocok menempatkan setiap simbol secara identik. Tombol besar memutar isyarat audio pendek tanpa menutupi suara di sekitarnya.
Bibi Mali menguji dari pintu masuk dan mengikuti jalan menanjak hingga pertigaan pertama, namun hati berada terlalu dekat dengan bintang. Hookhook tidak memintanya mengulangi desain yang membingungkan. Tim memberi jarak pada bentuk-bentuk tersebut, menambahkan tepian penghentian, dan mengujinya lagi.
Di festival tersebut, Bibi Mali memilih jalur sentuhan untuk memberikan pertolongan pertama, dengan tombol audio tersedia sebagai pilihan lain. Hookhook menggunakan bentuk besar dan kontras yang kuat, serta menyimpan kartu umpan balik di samping peta untuk pengalaman pengguna di masa mendatang.
Aksesibilitas berarti merancang dan menguji bersama dengan pengguna, lalu menawarkan informasi yang sama dalam lebih dari satu bentuk.
Peta festival yang hanya mengandalkan warna tidak cocok untuk semua orang. Hookhook mengundang Bibi Mali untuk menguji rute yang ditinggikan, bentuk yang berbeda, dan informasi audio dan visual yang cocok.
Lebih banyak cerita dari koleksi yang sama, dipilih untuk Anda